|

Redam Stres Anak SD Lewat Yoga, Rama Tri Aditya Sukses Lewati Ujian Tesis S2 UHN Sugriwa

Denpasar – Tekanan akademis dan dinamika lingkungan sosial saat ini rentan memicu stres, tidak terkecuali pada anak-anak usia sekolah dasar. Diperlukan pendekatan khusus, salah satunya melalui komunikasi terapeutik berbasis kearifan lokal seperti praktik yoga, guna membantu mereka mengelola kesehatan mental. Merespons isu krusial tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus mendorong lahirnya riset inovatif yang aplikatif bagi masyarakat, khususnya melalui kajian di jenjang Strata Dua (S2) Ilmu Komunikasi Hindu.

Komitmen akademik tersebut terwujud nyata dalam pelaksanaan Ujian Tesis yang dijalani oleh mahasiswa atas nama Rama Tri Aditya pada Kamis (11/06/2026). Bertempat di ruang ujian Program S2 Ilmu Komunikasi Hindu, mahasiswa tersebut maju mempresentasikan hasil penelitian akhirnya di hadapan para pakar. Adapun judul tesis yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini, yakni “Pengaruh Komunikasi Terapeutik Dalam Praktik Yoga Bhramari Pranayama Terhadap Management Stres Bagi Anak Sekolah Dasar Di SD Saraswati 3 Denpasar”.

Dalam pemaparan yang berlangsung lugas dan terstruktur selama 15 menit, Rama Tri Aditya membedah bagaimana praktik Yoga Bhramari Pranayama—teknik pernapasan yang meniru suara lebah—berfungsi sebagai media komunikasi terapeutik yang menenangkan. Ia memaparkan data empiris bahwa penerapan teknik ini di SD Saraswati 3 Denpasar secara signifikan mampu mereduksi tingkat kecemasan siswa. Pendekatan komunikasi keagamaan ini terbukti efektif menjadi instrumen manajemen stres yang menyenangkan sekaligus menyehatkan bagi anak-anak usia dini.

Pemaparan bernas tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang komprehensif oleh jajaran dewan penguji. Bertindak sebagai penguji ahli yang menelisik ketajaman teori komunikasi terapeutik dan implementasinya di lapangan adalah Dr. I Dewa Ayu Hendrawathy Putri, S.Sos., M.Si bersama Dr. I Gst Ngr Pertu Agung, S.Sn., M.Ag. Sesi diskusi akademik ini berlangsung hangat dan dinamis, di mana para penguji menyoroti validitas metodologi serta pendekatan emosional kepada anak-anak agar pesan terapeutik dapat tersampaikan dengan rileks dan optimal.

Pendalaman materi tesis semakin tajam dengan masukan konstruktif dari jajaran dewan penguji lainnya, yaitu Prof. Dr. Drs. I Made Sugata, M.Ag. dan Dr. I Gede Suwantana, M.Ag.. Para pakar ini mengelaborasi landasan filosofis serta teologis dari praktik pernapasan tersebut agar tidak kehilangan esensi spiritualitas Hindunya meskipun dikemas dalam perspektif psikologi komunikasi modern. Merespons hal tersebut, Rama Tri Aditya dinilai mampu mempertahankan argumennya dengan sangat baik, menunjukkan penguasaan materi yang matang atas riset lapangan yang telah dilakukannya.

Keberhasilan melewati tahapan ujian tesis ini menjadi penanda kesiapan intelektual mahasiswa dalam menyumbangkan gagasan nyata bagi dunia pendidikan Hindu. Segenap pimpinan dan keluarga besar Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan mendoakan agar proses revisi serta penyempurnaan naskah tesis ini senantiasa diberikan kelancaran. Semoga hasil riset yang mulia ini dapat segera diimplementasikan secara luas, memberikan kontribusi positif bagi manajemen stres anak-anak, serta menjadi amal jariah ilmu yang menyejukkan bagi peradaban masyarakat. -(tupasca)

Berita Terkait