Raih Doktor ke-185 UHN Sugriwa, Eka Trianawati Bedah Sukses Pendidikan Karakter SMAN 2 Tabanan
Denpasar – Di tengah arus modernisasi dan tantangan pergeseran moral generasi muda, pendidikan karakter di lingkungan sekolah menengah atas menjadi tameng utama dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual. Pendidikan Agama Hindu memegang peranan esensial sebagai fondasi untuk menginternalisasikan nilai-nilai budi pekerti tersebut agar relevan dengan realitas kehidupan siswa sehari-hari. Merespons urgensi pedagogis yang krusial ini, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar sidang akademik tertinggi guna mengukuhkan kajian ilmiah mengenai efektivitas penanaman moral di institusi pendidikan formal.
Adalah Ni Wayan Eka Trianawati, mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Agama, yang sukses mencatatkan momen bersejarahnya dalam Ujian Terbuka Disertasi pada Senin (22/06/2026). Bertempat di ruang ujian Program S3 Doktor Ilmu Agama, ia tampil meyakinkan saat mempertahankan penelitian puncaknya yang bertajuk “Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Tabanan”. Disertasi ini dinilai sangat strategis dan tepat sasaran karena memotret langsung dinamika penerapan nilai-nilai luhur agama pada siswa usia remaja yang tengah berada dalam fase krusial pencarian jati diri.

Dalam pemaparan taktis selama 15 menit, Eka Trianawati menguraikan secara lugas bagaimana para pendidik di SMA Negeri 2 Tabanan meramu strategi pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan inovatif. Ia membedah proses transformasi ajaran agama agar tidak sekadar mandek pada hafalan teoretis, melainkan terwujud dalam perilaku keseharian para siswa kelas X. Hasil temuan risetnya membuktikan bahwa integrasi pendidikan karakter yang terukur dan konsisten sangat efektif dalam membangun kedisiplinan, rasa hormat (susila), dan mentalitas positif para peserta didik untuk membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Ketajaman analisis keilmuan Eka Trianawati ini kemudian diuji secara komprehensif melalui sesi tanya jawab yang intensif oleh jajaran dewan penguji pakar. Hadir membedah ketepatan argumen promovenda antara lain Prof. Dr. I Nyoman Subagia, S.Ag., M.Ag, Dr. Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag, Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti, S.Ag., M.Pd.H, dan Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si. Sesi diskusi akademik ini berlangsung sangat dinamis, di mana para dewan guru besar secara kritis mengelaborasi metodologi penelitian serta kebaruan model evaluasi karakter yang ditawarkan agar dapat diimplementasikan di sekolah lainnya.
Kualitas pertanggungjawaban disertasi monumental ini semakin disempurnakan melalui masukan konstruktif dari jajaran penguji ahli lainnya, yakni Dr. Heny Perbowosari, S.Ag., M.Pd, Dr. Drs. I Nyoman Temon Astawa, M.Pd, Dr. Ni Made Anggreni, S.Ag., M.Pd, dan Dr. Drs. I Made Wiguna Yasa, M.Pd. Ketangkasan Eka Trianawati dalam mematahkan setiap sanggahan dengan landasan empiris yang kuat berhasil memukau dewan penguji yang hadir. Atas performa akademiknya yang cemerlang dan penguasaan materi yang utuh, dewan penguji sepakat mengukuhkannya sebagai Doktor Ilmu Agama ke-185 bagi Pascasarjana UHN Sugriwa dengan menyematkan predikat kelulusan Sangat Memuaskan.
Keberhasilan meraih gelar akademik tertinggi ini menjadi wujud dedikasi yang luar biasa dari Dr. Ni Wayan Eka Trianawati bagi kemajuan dunia pendidikan Hindu di Nusantara. Segenap keluarga besar Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menghaturkan ucapan selamat yang paling mendalam serta mendoakan agar ilmu yang diraih senantiasa membawa berkah, kemanfaatan, dan tuntunan luhur dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga seluruh buah pemikiran cerdas dari disertasi ini dapat memberikan sumbangsih yang nyata dalam menyempurnakan kurikulum, serta menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga pendidik dalam mencetak tunas bangsa yang berintegritas dan berkarakter mulia. -(tupasca)
