|

Remaja Bali Jadi Agen Transformasi, Riset Doktor UHN Sugriwa Anggara Putu Dharma Bedah Pergeseran Nilai Agama

Denpasar – Di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi, ketahanan nilai-nilai keagamaan tradisional menghadapi tantangan yang dinamis, terutama pada ruang transisi antar-generasi. Menanggapi fenomena sosial yang krusial ini, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar ujian akademik strategis. Langkah ini bertujuan untuk memetakan bagaimana generasi muda mengambil peran penting dalam menjaga sekaligus mentransformasikan fondasi spiritualitas lokal di era digital.

Adalah Anggara Putu Dharma Putra, mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Agama, yang sukses mempertahankan rancangan penelitiannya dalam Ujian Proposal Disertasi pada Senin (18/05/2026). Bertempat di ruang ujian Program S3 Doktor Ilmu Agama, ia memaparkan rencana riset mendalam bertajuk “Dinamika Intergenerasi dan Pergeseran Nilai Keagamaan: Studi Etnografi Remaja Hindu Bali Sebagai Agen Transformasi”. Riset ini dinilai sangat strategis dan segar karena menempatkan remaja bukan sekadar sebagai objek pasif, melainkan sebagai aktor utama dalam keberlanjutan tradisi Hindu.

Dalam pemaparan taktis selama 15 menit, Anggara menjelaskan bahwa interaksi keagamaan antara generasi tua dan muda di Bali saat ini memunculkan sebuah dinamika baru. Melalui pendekatan studi etnografi yang intim, ia berupaya membedah bagaimana remaja Hindu Bali merespons, mengadaptasi, hingga melakukan pergeseran makna terhadap praktik ritual keagamaan sehari-hari. Argumen yang dibangun menonjolkan peran krusial remaja sebagai agen transformasi yang menjembatani warisan leluhur dengan realitas kehidupan modern yang serba cepat.

Ketajaman visi Anggara dalam merancang riset sosioreligius ini diuji langsung oleh jajaran dewan penguji pakar yang sangat prestisius. Jajaran penguji yang hadir memberikan bedah kritis meliputi Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si, Prof. Dr. I Nyoman Subagia, S.Ag., M.Ag, Prof. Dr. I Nyoman Alit Putrawan, S.Ag., M.Fil.H, dan Prof. Dr. Drs. I Nengah Lestawi, M.Si. Diskusi akademik berlangsung sangat dinamis, di mana para guru besar menelisik lebih dalam mengenai kerangka konseptual yang digunakan agar mampu menghasilkan potret realitas yang akurat di lapangan.

Kualitas rancangan disertasi ini juga semakin diperkuat oleh masukan strategis serta tanya jawab intensif bersama Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST.Par., M.Ag, Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si, serta Dr. Dra. Ni Gusti Ayu Kartika, M.Ag. Sesi tanya jawab ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempertahankan argumen ilmiahnya terkait orisinalitas riset. Para penguji menekankan bahwa temuan dari penelitian ini nantinya harus mampu memberikan kontribusi nyata, baik secara teoritis bagi khazanah sosiologi agama, maupun secara praktis bagi pola pembinaan generasi muda di Bali.

Keberhasilan seminar proposal ini menjadi lompatan awal yang mantap bagi Anggara Putu Dharma Putra untuk melangkah ke tahapan pengumpulan data lapangan demi menyandang gelar tertinggi akademik. Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar senantiasa mendoakan dan berharap agar seluruh proses penelitian ke depan diberikan kelancaran dan tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga pemikiran filosofis dan sosiologis yang dilahirkan dari disertasi ini dapat memberikan sumbangsih yang agung bagi kelestarian peradaban Hindu serta keharmonisan kehidupan masyarakat Bali di masa depan. -(tupasca)

Berita Terkait