Tumbuhkan Sikap Religius Siswa SMAN 12 Denpasar, Mahasiswa S2 UHN Sugriwa Rizkha Dewi Uji Proposal Tesis Catur Guru
Denpasar – Penguatan pendidikan karakter dan penumbuhan sikap religius pada generasi muda kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah gempuran era digital. Menanggapi fenomena sosioreligius tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus berkomitmen menghadirkan riset akademik strategis. Langkah nyata ini diambil guna menguji sekaligus merumuskan metode pembelajaran berbasis kearifan lokal yang efektif diterapkan pada institusi pendidikan menengah negeri.
Adalah Rizkha Dewi Anggriani, mahasiswa Program Magister (S2) Dharma Acarya, yang sukses mempertahankan rancangan penelitiannya dalam Ujian Proposal Tesis pada Senin (11/05/2026). Bertempat di ruang ujian Program S2 Dharma Acarya, ia memaparkan rencana risetnya yang bertajuk “Upaya Guru Menumbuhkan Dan Mengembangkan Sikap Religius Melalui Pembelajaran Catur Guru Pada Peserta Didik Di SMA Negeri 12 Denpasar”. Riset ini dinilai sangat kontekstual dan solutif karena menyentuh ranah etika kepatuhan spiritual di lingkungan sekolah umum perkotaan.
Dalam pemaparan taktis selama 15 menit, Rizkha menjelaskan bahwa peran guru agama dan guru kelas sangat krusial dalam mentransformasikan nilai-nilai luhur tradisi menjadi tindakan konkret siswa. Ia membedah bagaimana internalisasi ajaran Catur Guru—yang meliputi bakti kepada Guru Rupaka (orang tua), Guru Pengajian (guru di sekolah), Guru Wisesa (pemerintah), dan Guru Swadhyaya (Tuhan)—dapat menjadi instrumen spiritual yang kuat. Metode ini diproyeksikan mampu menumbuhkan ketahanan moral serta kedisiplinan beragama pada peserta didik di SMA Negeri 12 Denpasar.
Ketajaman visi Rizkha dalam merancang peta konsep pendidikan karakter ini diuji langsung oleh jajaran dewan penguji pakar yang sangat kompeten di bidangnya. Hadir sebagai penguji utama, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag, bersama Dr. Dra. Ni Wayan Sariani Binawati, M.Ag, secara kritis memberikan analisis mendalam terkait relevansi kurikulum. Sesi diskusi akademik berlangsung dinamis, menelisik lebih jauh mengenai sinkronisasi antara konsep sastranya dengan psikologi perkembangan remaja modern agar menghasilkan strategi mengajar yang tepat sasaran.
Kualitas rancangan tesis ini semakin diperkuat melalui masukan taktis serta tanya jawab intensif bersama Dr. Hari Harsananda, S.Ag., M.Ag dan Dr. Ni Gusti Ayu Agung Nerawati, S.Ag., M.Si. Para penguji memberikan arahan penting mengenai indikator keberhasilan dalam mengukur perubahan sikap religius siswa di lapangan. Sesi ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempertajam metodologi penelitian kualitatifnya, sehingga hasil akhirnya kelak dapat menjadi blueprint praktis yang bisa diaplikasikan oleh para pendidik secara luas di Bali.
Keberhasilan dalam seminar proposal ini menjadi batu pijakan awal yang mantap bagi Rizkha Dewi Anggriani untuk melangkah ke tahapan penelitian lapangan demi meraih gelar Magister Pendidikan. Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar senantiasa mendoakan dan berharap agar seluruh proses penyusunan tesis ini ke depan diberikan kelancaran serta tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga karya ilmiah yang dilahirkan mampu memberikan kontribusi yang agung bagi dunia pendidikan Hindu serta mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan tetap teguh menghormati nilai-nilai keagamaan. -(tupasca)
