|

Inovasi Belajar Agama Hindu: Mahasiswa S2 UHN Sugriwa Bedah Efektivitas Model ‘Snowball Throwing’ dan ‘Talking Stick’

Denpasar – Peningkatan kualitas hasil belajar murid pada mata pelajaran agama memerlukan pendekatan kreatif agar materi yang disampaikan lebih mudah diserap dan menyenangkan. Merespons tantangan tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menggelar ujian akademik strategis untuk menguji efektivitas penggunaan model pembelajaran kooperatif di tingkat sekolah menengah kejuruan.

Adalah A.A Alit Putra Baskara, mahasiswa Program Magister (S2) Dharma Acarya, yang sukses memaparkan hasil penelitiannya dalam Ujian Pra Tesis/Seminar Hasil Penelitian pada Selasa (12/05/2026). Bertempat di ruang ujian Program S2 Dharma Acarya, ia mengangkat judul penelitian yang sangat aplikatif, yakni “Pengaruh Model Snowball Throwing Dan Talking Stick Terhadap Hasil belajar Murid Pada Mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Kelas X Di SMK Prashanti Nilayam Tahun Pelajaran 2025/2026”.

Dalam pemaparan taktis selama 15 menit, Alit Putra Baskara menjelaskan bahwa penggunaan model Snowball Throwing dan Talking Stick mampu menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis dan interaktif. Riset ini berfokus pada upaya meningkatkan partisipasi aktif murid kelas X di SMK Prashanti Nilayam, sehingga pemahaman terhadap nilai-nilai budi pekerti tidak hanya berhenti pada hafalan, tetapi juga pada implementasi sikap melalui aktivitas belajar yang kolaboratif.

Diskusi akademik berlangsung dinamis selama sesi tanya jawab yang melibatkan dewan penguji pakar. Dalam sesi tersebut, para penguji menelisik lebih dalam mengenai perbandingan efektivitas antara kedua model pembelajaran tersebut serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa di lapangan. Masukan strategis diberikan guna memastikan riset ini memberikan kontribusi nyata bagi para pendidik dalam merumuskan metode mengajar yang inovatif dan relevan dengan karakteristik siswa SMK saat ini.

Sesi ujian ini menjadi langkah awal yang penting bagi Alit Putra Baskara dalam menuntaskan studi magisternya di jenjang S2. Ketangkasannya dalam merespons pertanyaan kritis dari dewan penguji menunjukkan penguasaan materi yang matang terhadap fenomena pendidikan agama Hindu di sekolah umum. Riset ini diharapkan mampu menjadi rujukan bagi guru-guru agama dalam mengembangkan variasi model pembelajaran agar suasana kelas tetap segar dan kompetitif secara positif.

Keberhasilan seminar hasil penelitian ini menegaskan komitmen Pascasarjana UHN Sugriwa dalam melahirkan akademisi yang peka terhadap problematika pendidikan di lapangan. Teriring doa dan harapan terbaik, semoga proses penyelesaian tesis ini senantiasa diberikan kelancaran hingga tahap akhir ujian. Sebuah langkah nyata untuk terus memajukan kualitas pendidikan agama Hindu melalui bingkai pemikiran ilmiah yang solutif. -(tupasca)

Berita Terkait