|

Bentuk Moral Generasi Z, Riset Doktor UHN Sugriwa Eka Trianawati Bedah Pendidikan Karakter SMAN 2 Tabanan

Denpasar – Pembentukan karakter dan moralitas generasi muda di tengah masifnya gempuran disrupsi teknologi serta pergeseran nilai sosial kini menjadi tantangan terbesar bagi dunia pendidikan nasional. Lembaga pendidikan formal, khususnya pada tingkat sekolah menengah atas, dituntut tidak hanya mencetak kelulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual dan berakhlak mulia. Merespons urgensi pedagogi sosioreligius tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus berkomitmen menguji sekaligus melahirkan draf pemikiran akademis tertinggi guna merumuskan formulasi pendidikan karakter yang efektif dan adaptif.

Adalah Ni Wayan Eka Trianawati, mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Agama, yang sukses melewati tahapan krusial dalam Ujian Tertutup Disertasi pada Selasa (09/06/2026). Bertempat di ruang ujian Program S3 Doktor Ilmu Agama, ia mempertahankan hasil riset mendalamnya yang bertajuk “Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Tabanan”. Kajian teoretis dan praktis ini dinilai sangat strategis bagi dunia pendidikan di Bali karena memotret langsung ekosistem penyerapan nilai susila dan budi pekerti pada siswa masa kini di wilayah Tabanan.

Dalam pemaparan taktis selama 15 menit, Eka Trianawati menjelaskan bahwa pengintegrasian nilai karakter ke dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu memerlukan strategi didaktis yang bervariasi agar tidak terjebak dalam pola hafalan semata. Melalui kacamata ilmu agama dan psikologi pendidikan, ia membedah bagaimana para pendidik di SMA Negeri 2 Tabanan mentransformasikan nilai-nilai universal Hindu—seperti Tri Kaya Parisudha dan Tat Twam Asi—menjadi perilaku nyata siswa sehari-hari. Langkah ini terbukti mampu membangun konsep diri yang positif, kedisiplinan yang tinggi, serta membentengi mentalitas Generasi Z dari dampak negatif pergaulan modern.

Ketajaman analisis Trianawati dalam meretas sistem evaluasi dan ketahanan karakter siswa ini diuji secara komprehensif oleh jajaran dewan penguji pakar yang sangat kredibel di bidang pendidikan dan keagamaan. Hadir sebagai barisan penguji utama, Prof. Dr. I Nyoman Subagia, S.Ag., M.Ag, Dr. Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag, serta Prof. Dr. Drs. I Wayan Wastawa, MA. Sesi diskusi akademik di ruang ujian tertutup berlangsung sangat dinamis, di mana para guru besar menguliti ketepatan metodologi kualitatif serta keaslian model intervensi perilaku yang diteliti oleh promovenda.

Kualitas pelaporan disertasi ini semakin dipertajam melalui masukan strategis serta tanya jawab intensif bersama jajaran dewan penguji lainnya, yaitu Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti, S.Ag., M.Pd.H, Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si, Dr. Heny Perbowosari, S.Ag., M.Pd, Dr. Drs. I Nyoman Temon Astawa, M.Pd, dan Dr. Drs. I Made Wiguna Yasa, M.Pd. Ketangkasan dan ketenangan ilmiah yang ditunjukkan Eka Trianawati dalam mempertahankan setiap argumentasinya membuktikan kesiapan mental yang matang serta penguasaan sosiologis yang kuat terhadap lokus penelitiannya. Jajaran penguji menekankan pentingnya riset ini sebagai rujukan baku dalam merancang kurikulum berbasis karakter lokal.

Keberhasilan dalam ujian tertutup ini menjadi lompatan akhir yang mantap bagi Ni Wayan Eka Trianawati sebelum melangkah ke tahapan Promosi Doktor (Ujian Terbuka) demi meraih gelar akademik tertinggi. Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar senantiasa mendoakan dan berharap agar seluruh proses penyempurnaan disertasi ini ke depan diberikan kelancaran serta senantiasa dalam tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga karya ilmiah yang dilahirkan dari riset ini mampu memberikan sumbangsih yang agung bagi perkembangan ilmu pendidikan Hindu Nusantara, serta menjadi kompas acuan yang menginspirasi para guru dalam mencetak generasi emas bangsa yang cerdas otaknya dan mulia wataknya. -(tupasca)

Berita Terkait