|

Bedah Esensi Pacaruan Laba Kama Durga, I Nyoman Agus Bujangga Putra Sukses Jalani Ujian Tesis S2 Brahma Widya UHN Sugriwa

Denpasar – Praktik ritual keagamaan Hindu di Bali senantiasa menyimpan lapis-lapis filosofi dan teologi yang sangat luhur, salah satunya adalah upacara pacaruan. Pelaksanaan ritual suci ini bukan sekadar seremonial pembersihan bhuana agung dan bhuana alit, melainkan wujud manifestasi harmonisasi kosmis yang berakar kuat pada teks dan tradisi lokal. Menyadari pentingnya menjaga kemurnian pemahaman spiritual tersebut melalui pendekatan akademis yang objektif, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus memfasilitasi riset-riset mendalam di jenjang strata dua.

Semangat pengkajian teologis ini nampak nyata dalam pelaksanaan Ujian Tesis oleh mahasiswa Program Studi Magister (S2) Brahma Widya atas nama I Nyoman Agus Bujangga Putra pada Rabu (01/07/2026). Bertempat di ruang ujian Program S2 Brahma Widya, promovendus tampil tenang dan penuh persiapan dalam memaparkan karya ilmiah akhirnya. Adapun topik tesis yang diangkat sarat akan muatan teologi Hindu Nusantara, yakni “Esensi Pacaruan Laba Kama Durga Di Pura Dalem Kerobokan Desa Adat Kerobokan: Kajian Teologi Hindu”.

Dalam sesi pemaparan lugas dan taktis yang berdurasi 15 menit, I Nyoman Agus Bujangga Putra menguraikan secara mendalam makna sakral di balik pelaksanaan pacaruan Laba Kama Durga di Pura Dalem Kerobokan, Desa Adat Kerobokan. Ia membedah bagaimana sarana dan prosesi ritual tersebut merefleksikan konsep keseimbangan niskala, menetralisir energi negatif, serta memulihkan tatanan kosmos berdasarkan perspektif teologi Hindu. Riset ini memberikan pencerahan bahwa esensi upacara tidak hanya terletak pada aspek material yadnya, tetapi pada kedalaman ketulusan batin dan pemahaman teologis umat.

Pemaparan kerangka konseptual dan temuan lapangan yang tajam tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta uji substansi oleh jajaran dewan penguji pakar. Sidang akademik ini dipimpin dan diuji langsung oleh deretan akademisi mumpuni, di antaranya Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag dan Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si. Para penguji secara kritis menelisik validitas data empiris, ketepatan metode penelitian kualitatif, serta kedalaman analisis teologis yang dibangun oleh mahasiswa terhadap praktik ritual di tengah masyarakat.

Sesi pendalaman materi tesis kian komprehensif melalui masukan, kritik konstruktif, serta saran penyempurnaan dari jajaran dewan penguji ahli lainnya, yakni Dr. Drs. I Made Girinata, M.Ag dan Dr. I Nyoman Piartha, S.Ag., M.Fil.H. Berbekal penguasaan literatur keagamaan yang matang dan ketenangan mental yang prima, I Nyoman Agus Bujangga Putra sukses menjawab setiap pertanyaan penguji dengan argumen teologis yang sangat memuaskan, mencerminkan kualitas akademik tingkat magister yang mumpuni.

Kelancaran dalam melewati tahapan ujian tesis ini menjadi penanda tuntasnya perjuangan akademik bagi I Nyoman Agus Bujangga Putra dalam meraih gelar magisternya. Segenap pimpinan dan keluarga besar Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta doa terbaik agar proses penyempurnaan naskah tesis berjalan lancar. Semoga hasil riset teologis ini kelak mampu memberikan sumbangsih literasi yang berharga bagi pelestarian tradisi Hindu, serta senantiasa membawa pencerahan dan kerahayuan di bawah tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. -(tupasca)

Berita Terkait