|

Kupas Tradisi Candra Kinanti, Kartika Buana Tuntaskan Ujian Seminar Hasil S3 UHN Sugriwa

Denpasar – Di tengah tantangan degradasi moral, pelestarian tradisi lokal berbasis pasraman terbukti menjadi salah satu benteng utama dalam pendidikan karakter generasi muda. Mengangkat urgensi tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar Ujian Seminar Hasil Disertasi Penelitian untuk jenjang S3 Doktor Ilmu Agama. Sidang akademik yang menjadi ajang pertanggungjawaban data lapangan ini digelar secara ketat pada Selasa (29/9/2026), bertempat di ruang ujian Program S3 Doktor Ilmu Agama.

Tampil ke mimbar akademik dengan persiapan matang, mahasiswa doktoral atas nama Kartika Buana RN didaulat untuk mempresentasikan hasil temuan risetnya. Promovendus mengusung judul disertasi yang sangat kental dengan nuansa kearifan lokal Bali, yakni “Transformasi Nilai Pendidikan Karakter Dalam Tradisi Candra Kinanti Di Pasraman Seruling Dewata Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan”. Dalam alokasi waktu pemaparan taktis selama 15 menit, ia berhasil merangkum intisari riset dan temuan empirisnya secara komprehensif.

Menggunakan pisau analisis pendidikan agama Hindu, Kartika Buana mengupas tuntas esensi dari Tradisi Candra Kinanti. Ia membedah bagaimana praktik pelestarian tradisi di Pasraman Seruling Dewata tidak sekadar menjadi olah ketangkasan atau ritual semata, melainkan medium transformasi nilai-nilai kedisiplinan dan spiritualitas. Temuan risetnya mengonfirmasi bahwa ekosistem pasraman tersebut sangat efektif dalam membentuk mental generasi penerus yang tangguh secara fisik, namun tetap menjunjung tinggi etika dan budi pekerti luhur.

Usai menjabarkan hasil penelitiannya dengan lugas, dinamika sidang berlanjut pada sesi tanya jawab oleh dewan penguji yang memantik tensi intelektual. Keabsahan metodologi, kedalaman analisis temuan lapangan, hingga signifikansi kesimpulan riset dikuliti secara kritis. Pada fase ini, promovendus dituntut untuk mampu mempertahankan argumen akademiknya secara rasional, sekaligus menyerap berbagai masukan konstruktif guna menyempurnakan naskah disertasi sebelum melangkah ke tahapan ujian kelayakan akhir.

Ujian Seminar Hasil ini dinilai langsung oleh tujuh pakar dan guru besar yang memiliki rekam jejak mumpuni di bidangnya. Barisan dewan penguji yang hadir menyidang riset tersebut terdiri dari Prof. Dr. Drs. I Nengah Lestawi, M.Si., Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti, S.Ag., M.Pd.H., Prof. Dr. I Nyoman Subagia, S.Ag., M.Ag., serta Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, M.Pd. Formasi dewan penguji kian solid dengan hadirnya Prof. Dr. Drs. I Made Surada, MA., Dr. Drs. I Wayan Sukabawa, S.Ag., M.Ag., dan Dr. I Made Arsa Wiguna, Sst.Par., M.Pd.H.

Kesuksesan menembus dan mempresentasikan data lapangan pada fase krusial ini menjadi pijakan esensial bagi Kartika Buana RN menuju penyelesaian disertasinya. Segenap pimpinan dan keluarga besar civitas akademika Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengucapkan selamat atas pencapaian akademis yang gemilang ini. Semoga setiap proses penyempurnaan naskah senantiasa diberikan kelancaran oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga karya ilmiah ini kelak menjadi rujukan yang berharga dalam memperkuat sistem pendidikan karakter Hindu di Nusantara. -(tupasca) #pascaHEBAT

Berita Terkait