Bedah Tata Kelola Wisata Air Terjun Aling-Aling, Dewa Ari Lalui Ujian Pra Tesis S2 UHN Sugriwa
Denpasar – Pesona pariwisata kawasan Bali Utara tak henti-hentinya memikat untuk dikaji, khususnya deretan potensi wisata alam yang sangat menjanjikan. Mengangkat urgensi pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menyelenggarakan Ujian Pra Tesis atau Seminar Hasil Penelitian. Sidang akademik bagi mahasiswa Program S2 Pariwisata Budaya dan Keagamaan ini dilangsungkan secara ketat pada Rabu (7/10/2026), bertempat di ruang ujian khusus program S2 Pariwisata Budaya dan Keagamaan.
Tampil penuh percaya diri di mimbar akademik, kandidat magister atas nama Dewa Made Ari Marsutayasa bersiap mempertanggungjawabkan temuan riset lapangannya. Ia didaulat mempresentasikan penelitian puncaknya yang bertajuk “Pengelolaan Air Terjun Aling-Aling Sebagai Daya Tarik Wisata Alam Di Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng”. Diberikan alokasi waktu pemaparan taktis selama 15 menit, ia sukses merangkum intisari pengumpulan data lapangan menjadi sebuah paparan yang bernas dan memikat.
Melalui kacamata manajemen kepariwisataan, Dewa Ari membedah secara mendalam bagaimana sistem tata kelola Air Terjun Aling-Aling saat ini berjalan di Desa Sambangan. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara kelestarian alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Riset ini berupaya memastikan bahwa pengelolaan daya tarik wisata alam tersebut tidak hanya sekadar mendatangkan keuntungan materi sesaat, tetapi juga harus mampu menjaga kelestarian ekologi alam Buleleng dari ancaman dampak buruk pariwisata massal.
Usai memaparkan hasil pengamatan lapangannya dengan lugas, ketajaman analisis mahasiswa S2 ini langsung diuji keabsahannya. Sesi ujian dilanjutkan dengan tanya jawab oleh dewan penguji yang secara otomatis memantik tensi dan dialektika intelektual di dalam ruangan. Kelayakan karya ilmiah ini dikawal dan dikuliti secara komprehensif oleh empat dewan penguji pakar, yakni Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si., Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST.Par., M.Ag., serta Dr. Dra. Ni Wayan Sariani Binawati, M.Ag.
Keempat pakar akademisi tersebut silih berganti mencecar Dewa Ari dengan rentetan pertanyaan kritis terkait instrumen pengelolaan destinasi, validitas data observasi, hingga strategi pengembangan wisata alam yang ditawarkannya. Berbekal penguasaan literatur yang matang serta penghayatan situasi lapangan, Dewa Ari sukses merespons setiap sanggahan dengan argumen yang sangat rasional, taktis, dan meyakinkan. Sesi ini sekaligus dibanjiri oleh ragam masukan konstruktif guna menyempurnakan draf tesis menuju tahap ujian akhir.
Keberhasilan melampaui tahapan ujian pra tesis ini tentu menjadi batu loncatan yang amat esensial bagi Dewa Made Ari Marsutayasa untuk merampungkan studi magisternya. Segenap pimpinan, dewan penguji, dan keluarga besar civitas akademika Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengucapkan selamat atas pencapaian akademis yang gemilang ini. Semoga setiap proses penyempurnaan tesis senantiasa dilancarkan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga kelak karya ilmiah ini dapat menjadi rujukan strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pariwisata alam di Kabupaten Buleleng. -(tupasca) #pascaHEBAT
