BERTEMAKAN “PERAN PENDIDIKAN DALAM MENDORONG MODERASI BERAGAMA DAN KERUKUNAN SOSIAL, RATUSAN MAHASISWA UHN IGB SUGRIWA IKUTI STADIUM GENERAL


Denpasar – Penanaman nilai karakter berbasis kearifan lokal di wilayah-wilayah khusus nusantara terbukti menjadi benteng pertahanan sosial yang kokoh dalam merawat kebinekaan bangsa. Di tengah dinamika kehidupan modern yang rentan akan gesekan, pola kerukunan antarumat beragama di daerah perkampungan adat menuntut adanya kajian ilmiah yang mendalam guna menemukan pemikiran edukasi yang aplikatif. Merespons pentingnya menggali…
Denpasar – Eksistensi pluralisme dan toleransi antarumat beragama di Indonesia Timur merupakan fondasi krusial dalam menjaga integrasi sosial serta stabilitas keamanan nasional. Di tengah arus globalisasi dan dinamika sosial politik kontemporer, Kota Jayapura hadir sebagai salah satu ruang publik yang heterogen, di mana perjumpaan berbagai keyakinan menuntut adanya pola relasi yang harmonis dan inklusif. Merespons…
Denpasar – Di tengah derasnya arus globalisasi dan penetrasi hiburan digital yang mengikis kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal, penguatan karakter sejak usia dini menjadi tantangan paling krusial bagi dunia pendidikan. Menanamkan nilai-nilai moralitas keagamaan pada siswa sekolah dasar tidak lagi cukup jika hanya mengandalkan metode konvensional yang monoton. Merespons tantangan sosioreligius tersebut, Program Pascasarjana Universitas…
Denpasar – Keutuhan dan keharmonisan institusi keluarga di era urbanisasi saat ini menghadapi tantangan sosiologis yang semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi hingga pergeseran nilai moral. Di tengah dinamika kota besar seperti Denpasar, pembinaan pranata keluarga berbasis nilai-nilai spiritual keagamaan menjadi instrumen krusial demi mencegah keretakan rumah tangga dan mencetak generasi emas. Merespons urgensi sosial…
Denpasar – Dinamika perubahan sosial budaya di Bali kontemporer sering kali membawa dampak signifikan terhadap pola pelaksanaan ritual keagamaan masyarakat, khususnya dalam ruang urban yang serba praktis. Keterbatasan ruang, waktu, dan tenaga di era modern menuntut adanya alternatif institusi keagamaan yang mampu memfasilitasi upacara tanpa mengurangi nilai kesucian tradisi leluhur. Merespons fenomena pergeseran sosioreligius tersebut,…
Denpasar – Akulturasi antara kemajuan teknologi informasi dan kelembagaan tradisional kini menjadi kunci krusial dalam mempercepat roda pelayanan publik tanpa mengikis akar budaya lokal di Bali. Dalam era modernisasi, keselarasan kerja antara struktur pemerintahan dinas dan tata kelola desa adat sering kali memerlukan jembatan konseptual agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Merespons tantangan tata kelola sosioreligius tersebut,…