Bedah Strategi Pajak Badung via E-Palapa, Deddy Sandrawan Tuntaskan Ujian Tertutup S3 UHN Sugriwa

Denpasar – Transformasi digital dalam birokrasi pemerintahan, khususnya pada sektor optimalisasi pendapatan daerah, kini menjadi isu strategis yang menarik atensi mimbar akademik. Merespons fenomena tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar Sidang Ujian Tertutup Disertasi untuk Program S3 Doktor Ilmu Komunikasi Hindu. Sidang penentuan kelayakan karya ilmiah ini dilangsungkan secara ketat pada Senin (21/9/2026), bertempat di Ruang Ujian Program S3 Ilmu Komunikasi Hindu.

Tampil dengan persiapan matang, mahasiswa atas nama I Made Deddy Sandrawan didaulat untuk mempertahankan hasil riset puncaknya. Promovendus mengusung judul penelitian yang sangat aplikatif dan relevan dengan tata kelola e-government masa kini, yakni “Komunikasi Persuasif Pemerintah Kabupaten Badung Dalam Pengoptimalan Pendapatan Pajak Melalui Aplikasi E-Palapa”. Dalam tahapan krusial ini, Deddy Sandrawan diberikan waktu pemaparan efektif selama 15 menit untuk menguraikan intisari disertasinya secara komprehensif.

Melalui kacamata ilmu komunikasi, riset yang dipresentasikan ini menguliti secara mendalam efektivitas strategi komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Promovendus menyoroti bagaimana Aplikasi E-Palapa tidak hanya berfungsi sekadar perangkat teknologi administratif otomatis, melainkan menjelma sebagai instrumen komunikasi strategis dalam membangun kesadaran hukum dan kepatuhan wajib pajak. Terobosan riset ini dinilai sukses menjembatani teori komunikasi massa dengan praktik nyata di lapangan birokrasi.

Usai memaparkan temuan risetnya secara runut, ketangguhan argumen akademik Deddy Sandrawan langsung diuji melalui sesi tanya jawab yang dinamis. Tensi intelektual terbangun ketika kesembilan dewan penguji pakar yang ditugaskan mulai menelisik validitas data, melontarkan sanggahan, serta memberikan masukan konstruktif. Sesi bedah naskah ini menjadi ajang pembuktian kelayakan, ketajaman analisis, dan orisinalitas karya ilmiah sebelum promovendus diizinkan melangkah ke tahap sidang terbuka.

Ujian tertutup ini dikawal langsung oleh formasi sembilan dewan penguji yang terdiri dari para guru besar dan pakar lintas keilmuan. Barisan penguji tersebut meliputi Prof. Dr. Drs. I Nyoman Linggih, M.Si., Dr. I Nyoman Kiriana, S.Ag., MA., Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag., Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si., dan Prof. Dr. Ida Bagus Raka Swardana, M.M. Turut menguji dan menyempurnakan naskah disertasi ini adalah Dr. Si Luh Nyoman Seriadi, S.Pd., S.Ag., M.Pd., Prof. Dr. Drs. I Nengah Lestawi, M.Si., Dr. Drs. I Wayan Wirta, M.Si., serta Dr. I Gusti Made Widya Sena, S.Ag., M.Fil.H.

Keberhasilan menembus dan melewati fase ujian tertutup ini menjadi lompatan esensial bagi I Made Deddy Sandrawan menuju raihan gelar doktoral. Segenap pimpinan, dewan penguji, serta keluarga besar civitas akademika Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengucapkan selamat atas pencapaian akademis ini, seraya mendoakan kemudahan menuju Sidang Promosi Doktor Terbuka mendatang. Semoga hasil penelitian ini kelak membawa sumbangsih literatur yang kaya bagi keilmuan komunikasi, sekaligus menjadi rujukan taktis bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan layanan publik di era digital. -(tupasca) #pascaHEBAT

Berita Terkait