|

Piodalan dan Hari Saraswati di Pascasarjana UHN Sugriwa, Rektor Ingatkan Pentingnya Jnana Bhakti

Denpasar – Suasana khidmat menyelimuti area Padmasana Kampus Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar pada Sabtu (4/4). Seluruh civitas akademika berkumpul untuk melaksanakan upacara Piodalan sekaligus merayakan Hari Suci Saraswati sebagai bentuk syukur atas turunnya ilmu pengetahuan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., didampingi Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag. Turut hadir jajaran pengelola program pascasarjana serta mahasiswa dari jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) yang nampak kompak mengenakan busana adat madya bernuansa putih.

Rangkaian upacara dimulai sejak pagi hari dengan prosesi Mecaru untuk menyucikan area lingkungan kampus (Bhuwana Agung). Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pujawali piodalan Padmasana dan prosesi natab banten Saraswati. Ritual ini merupakan simbol pembersihan diri dan pemujaan kehadapan Dewi Saraswati sebagai manifestasi Tuhan dalam kekuatan menciptakan kecerdasan dan kebijaksanaan.

Dalam sesi Dharma Wacana, Rektor Prof. I Gusti Ngurah Sudiana memberikan pencerahan mendalam mengenai makna Saraswati. Merujuk pada Lontar Sundarigama, Hari Suci Saraswati adalah momentum pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Aji Saraswati. Ilmu pengetahuan diibaratkan sebagai senjata yang paling ampuh untuk membebaskan manusia dari kegelapan (Avidya) menuju cahaya terang (Vidya).

Senada dengan Rektor, Direktur Pascasarjana Prof. Relin D.E. menambahkan bahwa perayaan ini bukan sekadar rutinitas ritual. Menurut ajaran Hindu dalam Lontar Saraswati, ilmu pengetahuan harus dijaga kesuciannya melalui pengendalian diri. Perayaan ini diharapkan mampu memotivasi para mahasiswa S2 dan S3 untuk tetap rendah hati dalam menuntut ilmu, karena sejatinya ilmu yang bermanfaat adalah yang digunakan untuk kesejahteraan umat manusia.

Sebagai penutup kemeriahan acara, dilakukan penyerahan piala bagi para pemenang lomba Gebogan dan Penjor yang telah dilaksanakan sebelumnya. Penyerahan penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat kreativitas dan pelestarian budaya Bali tetap tumbuh subur di lingkungan akademis. Acara diakhiri dengan foto bersama dan makan siang sebagai simbol kebersamaan antar seluruh keluarga besar Pascasarjana UHN Sugriwa.- tupasca

Berita Terkait