|

Ujian Proposal Disertasi Doktor Ilmu Komunikasi Hindu UHN Sugriwa Angkat Model Sadharanikaran dalam Dharma Wacana di Mataram

Denpasar – Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar Ujian Proposal Disertasi Program S3 Doktor Ilmu Komunikasi Hindu pada Selasa, 24 Februari 2026. Ujian berlangsung di ruang ujian program Sayu Kadek Jelantik, Denpasar, dengan suasana akademik yang khidmat dan penuh pendalaman ilmiah.

Mahasiswa yang mengikuti ujian tersebut mengangkat judul penelitian “Model Sadharanikaran dalam Komunikasi Publik Hindu pada Dharma Wacana Pandita dan Pinandita di Kota Mataram.” Penelitian ini berfokus pada pengkajian konsep Sadharanikaran sebagai model komunikasi dalam tradisi Hindu, khususnya dalam praktik dharma wacana yang disampaikan oleh Pandita dan Pinandita kepada umat.

Dalam pemaparannya selama 15 menit, mahasiswa menjelaskan latar belakang pentingnya komunikasi publik berbasis nilai-nilai Hindu yang mampu membangun kesamaan makna antara komunikator dan umat. Konsep Sadharanikaran diposisikan sebagai proses penyamaan rasa dan pemahaman, sehingga pesan-pesan dharma tidak hanya didengar, tetapi juga dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Usai presentasi, sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan pendalaman materi dari dewan penguji. Hadir dalam ujian tersebut Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag, Prof. Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par, Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, M.Pd, Dr. Ni Gusti Ayu Agung Nerawati, S.Ag., M.Si, Dr. I Nyoman Kiriana, S.Ag., M.A., serta Dr. Ni Kadek Surpi, S.Pt., M.Fil.H. Berbagai masukan strategis diberikan untuk memperkuat kerangka teoritis, metodologi penelitian, serta relevansi kajian terhadap perkembangan komunikasi publik Hindu kontemporer.

Para penguji menekankan bahwa dharma wacana sebagai media komunikasi publik memiliki peran sentral dalam membentuk kesadaran spiritual umat. Dengan pendekatan Sadharanikaran, komunikasi diharapkan tidak sekadar bersifat informatif, melainkan transformatif, mampu menyentuh dimensi emosional, intelektual, dan spiritual audiens.

Melalui ujian proposal ini, diharapkan penelitian yang akan dilaksanakan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan model komunikasi publik Hindu yang kontekstual dan aplikatif, khususnya di Kota Mataram. Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus berkomitmen mendorong lahirnya riset-riset unggul yang memperkuat integrasi antara ilmu komunikasi dan nilai-nilai dharma secara berkelanjutan.

Berita Terkait