|

Kupas Marketing Desa Wisata via Tri Hita Karana, Luh Linna Sagitarini Raih Doktor Cum Laude UHN Sugriwa

Denpasar – Pariwisata Bali tidak pernah lepas dari daya tarik desa wisata yang kental dengan filosofi kearifan lokal. Di tengah ketatnya persaingan pariwisata global di era digital, strategi komunikasi pemasaran yang tepat dan berakar pada budaya menjadi kunci utama daya saing. Menjawab tantangan tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menelurkan gagasan akademis cemerlang di tingkat doktoral untuk memperkuat promosi pariwisata Nusantara yang berkelanjutan.

Gagasan strategis ini lahir melalui Sidang Akademik Ujian Terbuka Disertasi oleh promovendus atas nama Luh Linna Sagitarini pada Selasa (28/07/2026). Bertempat di ruang ujian Program S3 Doktor Ilmu Komunikasi Hindu, Luh Linna tampil meyakinkan di hadapan publik dan para pakar. Adapun mahakarya penelitian yang diangkatnya sangat relevan dengan kebangkitan pariwisata Bali, yakni berjudul “Integrated Marketing Communication Berbasis Tri Hita Karana dalam Membangun Brand Awarness Desa Wisata di Bali”.

Dalam sesi pemaparan yang berlangsung lugas dan taktis selama 15 menit, Luh Linna Sagitarini mengupas tuntas formulasi komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication) yang tidak sekadar berorientasi pada profit. Ia membuktikan secara ilmiah bahwa implementasi filosofi Tri Hita Karana—konsep keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan—sangat ampuh dalam mendongkrak brand awareness desa wisata di mata wisatawan. Temuan ini menjadi terobosan segar bagi tata kelola komunikasi pariwisata yang etis dan berbudaya.

Ketajaman konsep bauran pemasaran bernafaskan Hindu tersebut kemudian diuji secara komprehensif melalui sesi tanya jawab oleh jajaran dewan penguji. Sidang bergengsi ini dipimpin dan diuji langsung oleh deretan pakar pariwisata dan komunikasi terkemuka, di antaranya Prof. Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par, Dr. I Made Arsa Wiguna, Sst.Par., M.Pd.H, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag, Dr. Ni Gusti Ayu Agung Nerawati, S.Ag., M.Si, serta Prof. Dr. I Made Darma Oka, S.ST.Par., M.Par. Para akademisi ini secara kritis menelisik efektivitas strategi komunikasi yang ditawarkan terhadap realitas desa wisata di lapangan.

Fase pendalaman materi kian dinamis dengan deretan sanggahan tajam dari penguji ahli lainnya, yakni Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST.Par., M.Ag, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag, Dr. I Wayan Wiwin, SST.Par., M.Par, dan Dr. I Gst. Ayu Ratna Pramesti Dasih, S.Sos., M.Si. Berbekal penguasaan data empiris dan kematangan konseptual, Luh Linna Sagitarini sukses mematahkan setiap argumen dengan lugas. Atas performa ilmiahnya yang gemilang, dewan penguji sepakat menetapkannya sebagai Doktor Ilmu Komunikasi Hindu ke-4 di UHN Sugriwa dengan raihan predikat kelulusan tertinggi, yakni Dengan Pujian (Cum Laude).

Segenap pimpinan, jajaran dosen, dan keluarga besar Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menghaturkan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian gelar akademik paripurna ini. Semoga gelar keilmuan yang diraih senantiasa membawa keberkahan, serta buah pemikiran ini dapat diimplementasikan secara nyata oleh para pemangku kebijakan untuk memajukan desa wisata di Bali yang unggul, harmonis, dan lestari di bawah asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa. -(tupasca)

Berita Terkait