|

Ujian Proposal Disertasi Bahas Transformasi Praktik Pitra Yadnya, I Nyoman Karsana Angkat Kajian di Bali Kontemporer

Denpasar – Program Studi Doktor Ilmu Agama Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menyelenggarakan Ujian Proposal Disertasi Penelitian sebagai bagian dari tahapan akademik mahasiswa Program Doktor (S3). Pada kesempatan tersebut, mahasiswa I Nyoman Karsana mempresentasikan proposal disertasinya yang berjudul “Rekonstruksi Makna dan Transformasi Praktik Pitra Yadnya dalam Dinamika Sosial Masyarakat Bali Kontemporer di Yayasan Sagraha Mandra Kantha Santhi Kabupaten Bangli Provinsi Bali.” Ujian dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Ruang Ujian Program Studi S3 Doktor Ilmu Agama Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, dengan suasana akademik yang berlangsung tertib, ilmiah, dan penuh semangat diskusi.

Penelitian yang diangkat menyoroti bagaimana praktik Pitra Yadnya, sebagai salah satu upacara suci dalam ajaran Agama Hindu, mengalami rekonstruksi makna dan transformasi seiring dengan perubahan sosial masyarakat Bali kontemporer. Melalui studi yang berfokus pada Yayasan Sagraha Mandra Kantha Santhi Kabupaten Bangli, penelitian ini berupaya mengungkap dinamika pelaksanaan Pitra Yadnya dalam perspektif sosial-keagamaan, sekaligus melihat bagaimana nilai-nilai tradisi tetap dipertahankan dan diadaptasi di tengah perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat modern.

Prosesi ujian diawali dengan pemaparan proposal penelitian oleh mahasiswa selama kurang lebih 15 menit, yang memuat latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, kerangka teori, metode penelitian, hingga kontribusi akademik yang diharapkan. Setelah penyampaian materi selesai, ujian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dewan penguji, yang memberikan berbagai masukan konstruktif terkait penguatan landasan teoritis, ketajaman analisis konseptual, metodologi penelitian, serta relevansi penelitian terhadap perkembangan kajian ilmu agama dan budaya Hindu di Indonesia.

Ujian proposal tersebut dihadiri oleh tujuh orang dewan penguji, yaitu Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., Dr. I Gusti Made Widya Sena, S.Ag., M.Fil.H., Dr. Dra. Ni Wayan Sariani Binawati, M.Ag., Dr. Dra. Ni Gusti Ayu Kartika, M.Ag., Prof. Dr. I Ketut Wisarja, S.Ag., M.Hum., Prof. Dr. Drs. I Made Sugata, M.Ag., serta Dr. I Wayan Sujana, S.Ag., M.Ag.. Berbagai pandangan akademik yang disampaikan para penguji diharapkan mampu memperkaya substansi penelitian, khususnya dalam mengkaji perubahan makna ritual keagamaan, dinamika sosial masyarakat Bali, serta strategi pelestarian nilai-nilai luhur Pitra Yadnya di era kontemporer.

Kajian mengenai rekonstruksi makna dan transformasi praktik Pitra Yadnya dinilai memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam memperkaya khazanah keilmuan di bidang studi agama, tetapi juga sebagai upaya mendokumentasikan perkembangan tradisi Hindu Bali yang terus beradaptasi dengan perubahan sosial tanpa menghilangkan esensi ajaran yang diwariskan secara turun-temurun. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan kajian agama, budaya, antropologi, serta menjadi referensi dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi.

Pelaksanaan Ujian Proposal Disertasi ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Doktor Ilmu Agama Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penelitian yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Besar harapan agar seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan oleh dewan penguji dapat menjadi bekal bagi I Nyoman Karsana dalam menyempurnakan proposal penelitiannya, sehingga menghasilkan disertasi yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian tradisi Hindu, serta penguatan nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat Bali di masa mendatang.-Tupasca

Berita Terkait