Tantang Arus Globalisasi, Merry Ambarnuari Sukses Bedah Dinamika Kepanditaan Hindu di Ujian Kualifikasi S3
Denpasar – Derasnya arus globalisasi yang melanda Pulau Dewata tidak hanya membawa disrupsi pada sektor ekonomi dan pariwisata, tetapi juga memantik pergeseran sosiologis pada tatanan spiritual. Menangkap fenomena krusial tersebut, Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar Ujian Kualifikasi Disertasi untuk Program S3 Doktor Ilmu Agama pada Kamis (17/9/2026). Ujian akademik ini mendaulat mahasiswa atas nama Merry Ambarnuari untuk mempertanggungjawabkan rancangan riset puncaknya di hadapan para pakar teologi.
Bertempat di Ruang Ujian Program S3 Doktor Ilmu Agama, sidang berlangsung dengan nuansa akademik yang sangat dinamis dan terstruktur. Dalam kesempatan krusial tersebut, Merry Ambarnuari mengusung sebuah judul penelitian yang sangat relevan dengan tantangan zaman, yakni “Dinamika Kepanditaan Hindu Dalam Arus Globalisasi Di Bali (Kajian Teologi Hindu)”. Mahasiswa diberikan waktu pemaparan yang padat dan efektif selama 15 menit untuk meyakinkan dewan penguji terkait urgensi, landasan teori, serta metodologi yang akan digunakan.
Menggunakan pisau analisis Teologi Hindu, rancangan disertasi yang dipresentasikan secara tajam menyoroti bagaimana figur seorang Pandita sebagai pimpinan spiritual tertinggi merespons pusaran modernisasi. Pemaparan difokuskan pada dinamika dan resiliensi para Sulinggih dalam menjaga kesucian serta otoritas spiritualnya agar tetap relevan sebagai suluh pencerahan umat, tanpa harus tergerus oleh masifnya nilai-nilai sekuler global. Gagasan kritis ini dinilai memiliki kebaruan riset (novelty) yang tinggi untuk memetakan masa depan kepanditaan Hindu di Bali.
Tuntas menjabarkan kerangka konseptualnya, ketangguhan mental dan penguasaan materi Merry kemudian diuji secara komprehensif dalam sesi tanya jawab. Sidang kualifikasi ini dinilai secara ketat oleh barisan guru besar dan akademisi terkemuka UHN Sugriwa. Susunan dewan penguji yang hadir secara langsung meliputi Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag., Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si., Prof. Dr. Drs. I Made Sugata, M.Ag., Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag., serta Dr. I Made Adi Brahman, S.Ag., M.Fil.H.

Rentetan pertanyaan kritis dan masukan konstruktif silih berganti dilontarkan oleh kelima dewan penguji demi mematangkan arah riset promovenda saat turun ke lapangan nanti. Para penguji menelisik secara mendalam terkait validitas instrumen penelitian, kerangka teori, hingga proyeksi dampak sosiologis dari kajian tersebut. Berbekal persiapan yang matang serta argumentasi ilmiah yang rasional, Merry Ambarnuari sukses merespons setiap cecaran pertanyaan penguji dengan sangat lugas dan meyakinkan.
Keberhasilan melewati fase kualifikasi ini menjadi fondasi yang kokoh bagi Merry Ambarnuari untuk melangkah ke tahapan riset disertasi selanjutnya. Segenap pimpinan dan keluarga besar civitas akademika Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengucapkan selamat atas pencapaian gemilang ini, seraya mendoakan kelancaran serta kemudahan dalam proses penyusunan disertasinya. Semoga karya keilmuan ini kelak bermuara pada sumbangsih pemikiran yang berharga, demi mengukuhkan keluhuran ajaran Hindu dan merawat ketahanan spiritual kearifan lokal Bali di mata dunia. -(tupasca) #pascaHEBAT
