|

Ujian Tertutup Doktor UHN Sugriwa Windhi Maretha Bahas Rsi Yajna pada Siwaratri di Mataram

Denpasar – Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali menggelar Ujian Tertutup Disertasi Program Doktor Ilmu Agama pada Selasa, 25 Maret 2026. Kegiatan akademik ini berlangsung di ruang ujian program doktor dengan menghadirkan mahasiswa atas nama Ni Ketut Windhi Maretha yang mengangkat penelitian berjudul “Rsi Yajna Pada Hari Raya Siwaratri di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.”

Ujian berlangsung khidmat dengan diawali pemaparan hasil penelitian oleh promovendus selama 15 menit. Dalam presentasinya, Ni Ketut Windhi Maretha menguraikan secara mendalam makna dan praktik Rsi Yajna yang dilaksanakan saat Hari Raya Siwaratri, khususnya dalam konteks kehidupan umat Hindu di Kota Mataram.

Penelitian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai spiritual dan ajaran keagamaan dalam Rsi Yajna tidak hanya menjadi ritual simbolik, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kesadaran diri dan penguatan hubungan manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, tradisi Siwaratri di Mataram dipaparkan sebagai praktik religius yang sarat makna refleksi diri, pengendalian indria, dan pemurnian jiwa.

Setelah pemaparan, ujian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan penguji. Berbagai pertanyaan kritis disampaikan untuk menguji kedalaman analisis, metodologi penelitian, serta relevansi temuan dengan perkembangan kajian ilmu agama Hindu kontemporer. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan kualitas akademik serta kontribusi penelitian yang diangkat.

Adapun dewan penguji yang hadir dalam ujian ini terdiri dari para akademisi dan pakar di bidangnya, yakni Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si; Prof. Dr. I Nyoman Subagia, S.Ag., M.Ag; Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag; Prof. Dr. Drs. Ida Bagus Gede Candrawan, M.Ag; Prof. Dr. I Made Suastika, SU; Dr. Drs. I Wayan Sukabawa, S.Ag., M.Ag; Prof. Dr. Drs. I Made Sugata, M.Ag; Dr. I Made Dian Saputra, SS., M.Si; serta Prof. Dr. Made Sri Putri Purnamawati, S.Ag., MA., M.Erg.

Melalui pelaksanaan ujian tertutup ini, diharapkan lahir kontribusi ilmiah yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memperkuat pemahaman umat terhadap nilai-nilai luhur ajaran Hindu. Penelitian tentang Rsi Yajna pada Hari Raya Siwaratri ini menjadi refleksi penting bahwa tradisi keagamaan tetap relevan dalam menjawab tantangan spiritual di era modern, sekaligus memperteguh identitas budaya dan religius masyarakat Hindu di Nusantara. (tupasca)

Berita Terkait