Program Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar lahir dari visi besar untuk meningkatkan kualitas akademik dan profesional dalam ilmu agama Hindu.
Pada tahun 2001, atas inisiatif Ketua STAHN Denpasar (Dr. I Made Titib), dibentuk tim khusus yang dipimpin oleh Drs. Made Redana, M.Si untuk merencanakan pendirian PPs.
Ketua STAHN Denpasar, Dr. I Made Titib, membentuk tim khusus dengan menunjuk Drs. Made Redana, M.Si untuk mempersiapkan, merencanakan, dan melaksanakan kajian kelayakan administratif dan akademis pendirian Program Pascasarjana (PPs).
Secara administratif, tim melakukan cashflow analysis untuk menjamin kesinambungan operasional dengan dukungan dana yang layak. Kajian mendalam juga dilakukan terhadap sistem pendidikan, meliputi izin pendirian, sarana prasarana, tenaga pendidik, kurikulum, hingga mahasiswa.
Berkat asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan dukungan berbagai pihak, terbit SK Dirjen Bimas Hindu No. H/SK/30/2001 tanggal 28 Mei 2001 tentang ijin penyelenggaraan PPs dengan konsentrasi Brahma Widya (Teologi Hindu).
Melalui SK Menteri Agama RI No. 494 Tahun 2003, STAHN Denpasar resmi menyelenggarakan dua program studi: Brahma Widya dan Pendidikan Agama Hindu.
Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc (Ketua) dan Drs. Made Redana, M.Si (Sekretaris) menjadi pengelola pertama, merangkap sebagai pimpinan Program Studi Brahma Widya.
Contribusi tambahan: Prof. Dr. I. B. Gede Yudha Triguna, M.S. dan Dr. Somvir.
Beragam tantangan dihadapi, terutama dana operasional dan SDM. Namun, stakeholder bertekad mewujudkan visi sebagai kristalisasi komitmen peningkatan kualitas akademik dan profesional sesuai tuntutan globalisasi.
Menyelenggarakan pendidikan berkualitas, menghasilkan lulusan berilmu, berwawasan luas, menguasai teknologi, serta memiliki sraddha dan bhakti yang kokoh melalui sistem pendidikan PPs yang efektif dan efisien.