|

Sinergi Komunikasi dan Hukum Islam di Bali, Mahasiswa S3 UHN Sugriwa Bedah Ahli Waris Desa Pegayaman

Denpasar – Program Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset komunikasi yang inklusif. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Ujian Proposal Disertasi mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Komunikasi Hindu, yang mengangkat fenomena sosial-keagamaan unik di Bali.

Adalah Henry Tando, mahasiswa S3 Ilmu Komunikasi Hindu, yang memaparkan rancangan penelitiannya pada Rabu (1/4/2026). Bertempat di Ruang Ujian Pascasarjana, Henry membedah topik yang sangat relevan dengan moderasi beragama, yakni “Komunikasi Hukum Islam dalam Penetapan Ahli Waris di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng, Bali”. Judul ini menyoroti bagaimana pesan dan aturan hukum dikomunikasikan dalam masyarakat Muslim yang hidup berdampingan erat dengan tradisi Bali.

Dalam pemaparan padat selama 15 menit, Henry menjelaskan bahwa fokus studinya terletak pada pola komunikasi antara pemangku kepentingan dalam menetapkan hak waris. Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu, ia berupaya melihat bagaimana dialog dan interaksi hukum Islam ini berlangsung di tengah struktur masyarakat Buleleng yang plural. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi penting dalam studi komunikasi hukum lintas agama.

Sidang akademik ini berlangsung ketat di bawah pengawasan dewan penguji yang dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. Turut menguji ketajaman proposal ini adalah Prof. Dr. Drs. I Wayan Wastawa, MA, Dr. I Nyoman Kiriana, S.Ag., MA, dan Prof. Dr. I Nyoman Yoga Segara, S.Ag., M.Hum. Para penguji memberikan catatan kritis terkait metodologi komunikasi yang digunakan dalam menganalisis data di lapangan.

Kualitas akademik Henry juga diuji oleh Prof. Dr. I Nyoman Alit Putrawan, S.Ag., M.Fil.H, Dr. Dewi Bunga, SH., MH, serta Dr. I Gede Januariawan, SH., M.Ag. Sesi tanya jawab menjadi momentum krusial untuk memperkuat argumen Henry mengenai pentingnya pendekatan ilmu komunikasi dalam memahami penerapan hukum Islam di lingkungan yang heterogen, demi menjaga keharmonisan sosial yang selama ini menjadi ciri khas Bali.

Lahirnya riset-riset berkualitas dari mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi Hindu seperti Henry Tando ini diharapkan mampu memperkaya khazanah intelektual di UHN Sugriwa. Semoga penelitian ini dapat diselesaikan dengan hasil yang memuaskan dan memberikan dampak positif bagi pemahaman lintas budaya. Selamat berjuang dalam tahapan riset selanjutnya, semoga ilmu yang digali membawa manfaat luas bagi bangsa dan masyarakat.(Tupasca)

Berita Terkait