UHN IGB Sugriwa Gelar “Workshop Penyusunan Renop, RIP, IKU Institusi dan Pascasarjana”

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Dalam rangka menyinkronkan program kerja dengan penggunaan anggaran. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menggelar workshop penyusunan Rencana Operasional (Renop), Rencana Induk Pengembangan (RIP), Indikator Kinerja Utama (IKU) Institusi dan Pascasarjana. Kegiatan yang digelar selama 4 hari, dari tanggal 1-4 November ini, dibuka secara resmi oleh Rektor UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., Senin (1/11) di Quest Hotel, Kuta- Badung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut Rektor UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., berbicara tentang IKU, sasarannya adalah kualitas yakni alumnus yang bisa ditampung dimana – mana. Dalam hal ini, alumnus dari UHN IGB Sugriwa tidak ada yang menganggur, ini juga menurutnya menjadi salah satu keberhasilan kampus dalam hal IKU.

Dalam menentukan kualitas kampu, pihaknya mengatakan harus selalu berpatokan pada IKU. Hal ini karena IKU merupakan indokator utama mengukur kampus berkualitas atau tidak. IKU ini, lanjut dia, berkaitan dengan visi misi dan tujuan yang akan disasar. Dari tujuan itu, harus disiapkan dengan matang sasaran dan langkah yang perlu dilakukan.

“Dari tujuan sasaran ini akan bisa dilihat apakah sudah berjalan sesuai dengan rencana  apa yang diharapkan sebelumnya. Kalau itu belum sejalan, maka ini kalau dinilai IKUnya pasti tidak bagus.” katanya saat memberikan sambutan dalam pembukaan workshop.

Lebih lanjut Prof. Sudiana mengatakan, IKU akan menjadi baik apabila SDMnya juga baik, begitu sebaliknya. SDM baik menurutnya adalah yang mempunya komitmen untuk bekerja. Walaupun ada dana, ada sarana, termasuk SDM memadai, jika tidak ada komitmen untuk bekerja, tentu ini akan membuat arah, tujuan dan sasaran tidak tercapai.” Oleh karena itu, dalam workshop ini bagaimana IKU UHN ini bisa jauh lebih baik dari sebelumnya. Kita harus benar – benar menang, rencana strategis kita seperti apa,”tegasnya.

Mengingat UHN saat ini sudah memiliki target untuk menuju kelas dunia atau world class university, maka RIP ini menjadi sangat penting. Melalui workshop ini, pihaknya berharap, Renop, RIP, IKU yang sudah dimiliki di UHN, agar  bisa disempurnakan. “Harus nyambung antara Renop, RIP dan IKU, dari yang sudah dimiliki di UHN, agar bisa disempurnakan lagi,” harapnya.

Direktur Pascasarjana UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag., menambahkan, tujuan dari kegiatan ini adalah supaya kedepannya, dalam penyerapan anggaran bisa sesuai dengan harapan. Paling tidak anggaran itu tidak kurang dari 95% untuk anggaran di Lembaga khususnya Pascasarjana. “Tujuannya untuk kemajuan Pascasarjana terkait pengembangan prodi maupun pengembangan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop, Dr. I Made Arsa Wiguna, SST., Par., M.Pd.H., mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta termasuk panitia dan melibatkan 2 orang peserta dari alumni dan juga pengguna lulusan yakni Kepala SMP PGRI 8 Denpasar. Pada akhir kegiatan ini, akan dihasilkan dua paket dokumen baik ditingkat Institusi, Lembaga dan Pascasarjana UHN IGB Sugriwa.

Sumber : Bali Post