PROMOSI DOKTOR PROGRAM DOKTOR ILMU AGAMA : I WAYAN SUJANA RAIH GELAR DOKTOR KE-88

PROMOSI DOKTOR PROGRAM DOKTOR ILMU AGAMA : I WAYAN SUJANA RAIH GELAR DOKTOR KE-88

Rabu, 19 Mei 2021  Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menggelar Ujian Terbuka atas nama I Wayan Sujana. Sidang diketuai oleh Prof. Dr. Dra. Relin D.E,M.Ag, sebagai Promotor adalah  Prof. Dr. I Nengah Bawa Atmaja, MA, dan sebagai Kopromotor, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. Kemudian para Dewan Penguji adalah Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana,M.Si, Prof. Dr. Dra. Relin D.E.,M.Ag, Dr. Made Sri Purnamawati, S.Ag.,MA,M,Erg, Dr. Drs. Ida Bagus Gede Candrawan, M.Ag., Dr. Drs. I Wayan Wastawa,MA., Dr. Drs. I Wayan Sukabawa, S.Ag.,M,Ag., Dr. Ni Komang Sutriyanti, S.Ag.,M.Pd.H.

Saudara I Wayan Sujana berhasil mempertahankan Disertasinya yang berjudul Transformasi Saktipat Ratu Bagus Pada Kehidupan Sisyaashram Ratu Bagus Desa Muncan, Kecamatan Selatan, Karangasem di hadapan Dewan Penguji dan menjadi Doktor Ilmu Agama ke 88  Pascasarjana UHN IGB Sugriwa Denpasar.

Dalam Disertasinya I Wayan Sujana menyatakan kehadiran seorang guru dalam menjalani kehidupan spiritual sangat penting. Guru adalah aksara dari Tuhan. Guru memberikan tuntunan bagaimana harus maju didalam spiritual. Salah satu bentuk tuntunan itu adalah saktipat, dimana seorang guru mentranmisikan kekuatan spritual kepada sisya sehingga sisya memiliki kapasitas untuk maju secara spiritual.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat skema bagaimana saktipat Ratu Bagus ditransmisikan kepada sisya beserta dengan hal – hal yang mendukungnya. Manfaat penelitian ini adalah lahirnya sebuah gambaran mengenai  teknik saktipat Ratu Bagus sehingga  para sisya yang hendak belajar ke Ashram Ratu Bagus memiliki peta yang lebih jelas dan memudahkan mereka. Teori yang digunakan adalah Teori Consciousness, Teori Blessing dan Teori Kesadaran Kosmis.

Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan penelitian dilapangan dapat ditemukan bahwa alasan transformasi saktipat diperlukan oleh sisya adalah :

  1. Memberikan semangat bagi sisya
  2. Sisya yang mendapat saktipat itu dalam rangka ujian bagi keseriusannya
  3. Dengan adanya saktipat talikasih antara guru dan sisya tetap terjalin sehingga hubungan bathin dan arah bhakti sisya tetap terjaga dengan baik

Transformasi saktipat Ratu Bagus dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti melalui sentuhan, pandangan, mantra, niat dan khusus bagi Ratu Bagus adalah shaking.

Implikasi Saktipat ini yang paling umum dirasakan sisya adalah fisik dan mental yang sehat, perubahan cara pandang terhadap kehidupan, berimplikasi langsung pada perkembangan spiritual seseorang. Ini adalah core dari semua saktipat tersebut.