Ujian Seminar Hasil Mahasiswa Program Magister Brahmawidya UHN I Gusti Bagus Sugriwa: Sebastian Begobli Watuoto Membahas Pola Moderasi Beragama Hindu dan Katolik di Banjar Tuka, Desa Dalung

Sebastian Begobli Watuoto, mahasiswa program tersebut, mempresentasikan hasil penelitiannya dengan judul yang menarik, "Pola Moderasi Beragama Hindu dan Katolik di Banjar Tuka, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung"-Tupasca

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Denpasar – Pada tanggal 20 Mei 2024, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menjadi saksi dari ujian seminar hasil mahasiswa program Magister Brahmawidya. Sebastian Begobli Watuoto, mahasiswa program tersebut, mempresentasikan hasil penelitiannya dengan judul yang menarik, “Pola Moderasi Beragama Hindu dan Katolik di Banjar Tuka, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung”.

Ujian seminar ini menjadi tahap penting dalam perjalanan akademik Sebastian Begobli Watuoto. Dalam sesi ujian, ia memaparkan hasil penelitiannya selama 15 menit di hadapan dewan penguji. Fokus penelitiannya adalah memahami pola moderasi dalam praktik beragama di tengah masyarakat Hindu dan Katolik di Banjar Tuka, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Setelah pemaparan, sesi tanya jawab dilakukan oleh dewan penguji yang terdiri dari beberapa akademisi terkemuka. Mereka memberikan pertanyaan yang mendalam untuk menguji pemahaman dan analisis Sebastian Begobli Watuoto terhadap materi penelitiannya.

Sebastian Begobli Watuoto menjawab dengan penuh keyakinan setiap pertanyaan yang diajukan oleh dewan penguji. Ia mampu menjelaskan dengan jelas dan mendalam tentang pola moderasi beragama yang ditemukan dalam penelitiannya.

Setelah sesi tanya jawab selesai, dewan penguji mengadakan rapat tertutup untuk mengevaluasi hasil presentasi. Setelah beberapa waktu, keputusan diumumkan: Sebastian Begobli Watuoto berhasil melewati ujian seminar dengan hasil yang memuaskan.

Dengan kelulusan ini, Sebastian Begobli Watuoto diharapkan dapat terus mengembangkan pemahamannya tentang pola moderasi beragama. Kontribusinya dalam bidang brahmawidya diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika kehidupan beragama di masyarakat.

Ucapan selamat dan penghargaan yang tulus disampaikan kepada Sebastian Begobli Watuoto atas keberhasilannya dalam ujian seminar ini. Semoga penelitiannya dapat memberikan kontribusi berarti bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemahaman agama di masyarakat Hindu dan Katolik, -Tupasca